Thursday, June 25, 2015

Paolo Guerrero Hat-Trick memberi Chili Kejutan Besar

Paolo Guerrero, penyerang Peru mencetak dua goal dalam tiga menit pertama, hal tersebut menempatkan Peru semakin dekat dengan semi-final awal sebelum menyelesaikan babak kedua.

Paolo Geurrero membungkam semua kritik buruk dengan mencetak Hat-Trick saat mengalahkan Peru 3-1 Bolivia dalam pertandingan semi-final Copa Amerika 2015 melawan tuan rumah Chili.
Ricardo Gareca, pelatih Peru penuh perjuangan membuat rekor cetak goal setelah pertandingan sebelumnya Peru bermain tanpa mencetak goal oleh penyerang Peru pada pertandingan group. Peru juga pernah ketinggalan dua goal dari Chili sejak 2012.

Bagaimana pun Guerrero terbukti bahwa ia layak untuk berada di Copa Amerika dengan membela Peru dan ciptakan hat-Trick, berkat pencapaian tersebut back to back penampilan semi-final setelah mencapai empat final di Argentina pada tahun 2011 silam, pertandingan mengesankan saat melawan tim Jorge Sampaoli tersebut.

Marcelo Martins Moreno membalas satu goal dari titik penalti kepada Peru namun hasilnya sudah tidak dapat dihindari berkat permainan bagus dari Guerrero.

Paolo Geurrero yang diberitakan oleh Agen Kerja Bola memiliki selisih tiga poin dalam melawan Venezuela empat tahun lalu, ia mencetak dua goal dalam tiga menit babak pertama untuk menempatkan permainan diluar jarak Mauricio Soria dalam waktu 23menit.

Geurrero menyelesaikan Hat-Trick bersamaan kinerja mengesankan pada menit sisa 16 babak kedua, bersama Teodoro Fernandez dalam mempertahankan skor tersebut.

Bolivia dalam kemunculannya di Copa Amerika mencapai semi-final pada tahun 1997.

Dalam kemunculan Bolivia yang bersih dibabat oleh Chili dengan kekalahan 5-0 pekan lalu, Bolivia sendiri memiliki para pemain bintang seperti Edemir Rodriguez, Pablo Escobar, Ricardo Pedriel dan Walter Veizaga. Bintang lain Jefferson Farfan kembali bermain untuk Peru. Bolivia sendiri pernah bertemu dengan Kolombia dengan hasil imbang tanpa goal.

Bolivia datang ke Copa Amerika dengan tim terendah dan mengisi sisa tempat namun masih bisa mencapai perempat final dan mereka bermain sampai kemarin bertemu dengan Peru dan dipastikan berakhir setelah 23menit pembukaan.

Paolo Guerrero bagai sebuah pemimpin perusak dimana tergesek sedikit menyulut api besar, terlihat di goal datang menit ke 20 lantas hanya dengan tiga menit tercipta goal susulan lagi. meskipun semua ini tentu ada bantuan dari pemain Cristian Coimbra.

Hal tersebut menjadi lebih menarik setelah tiga menit berikutnya Peru dibalas Bolivia dengan Christian Cueva berhasil melewati Guerrero namun ia terjatuh karena melangkah dengan salah. hal tersebut buat dirinya kehilangan kesempatan.

Bolivia yang secara perlahan bermain sesuai khas mereka hanya berhasil membalas satu goal melalui Leonel Morales dan serangan jarak jauh. sedangkan Matins Moreno sendiri dipaksa Pedro Gallese berada diposisi aman.